Home » Epoxy Anti Statis Fanos

Epoxy Anti Statis Fanos

Epoxy anti statis

Apa yang dimaksud listrik statis ?

Kita semua pernah mengalami efek dari listrik statis, listrik statis adalah listrik yang tidak mengalir atau listrik yang muatan-muatannya berada dalam keadaan diam. Kita tentu tahu apabila penggaris atau mistar plastik digosok-gosokkan pada rambut yang kering, kemudian didekatkan pada sobekan kertas kecil, maka sobekan kertas kecil tersebut akan tertarik dan menempel pada penggaris. Mengapa hal itu dapat terjadi ? Karena penggaris plastik yang digosok-gosokkan pada rambut, menjadi muatan listrik. Muatan listrik itulah yang menyebabkan sobekan kertas kecil dapat tertarik ke penggaris. Tinggal di negara empat musim membuat kita sering terkena sengatan listrik statis saat musim dingin ketika kita menyisir rambut, keluar dari mobil, berpakaian, menyeterika, dll.

Bagaimana hal tersebut bisa terjadi ?

Pada umumnya, saat musim dingin, udara menjadi kering, yang berarti juga penuh dengan partikel listrik bermuatan negatif. Partikel listrik ini akan terus menempel pada tubuh kita dalam jangka waktu yang lama dan dapat berakumulasi sampai pada akhirnya partikel ini lepas dari tubuh saat kita menyentuh sesuatu yang bersifat konduktif (metal, air, maupun orang lain), sehingga elektron berlebih dari tubuh kita teralirkan ke sana dan membuat kita merasa tersengat, terdengar suara berderak, terkadang terlihat percikan api.Dalam kondisi normal efek-efek ini, paling-paling hanya mengagetkan tetapi tidak berbahaya. Namun di lingkungan industri, efek elektrostatik  dapat menyebabkan percikan yang dapat meledakkan gas yang mudah terbakar, menyebabkan ledakan debu, atau mengganggu peralatan elektronik yang sensitif. Lantai beton biasanya cukup konduktif karena kelembaban dari pori-pori beton cukup untuk meredam muatan elektrostatik di permukaan. Namun cat epoxy lantai yang sering digunakan untuk membuat permukaan lebih keras, lebih bersih atau tahan kimia merupakan insulator yang bisa menyebabkan masalah besar dalam beberapa kondisi.

Dimana Cat Lantai Epoxy Anti-Statik Digunakan ?

Setiap industri di mana debu dapat menyebabkan sebuah masalah atau di manalistrik statis dapat mengakibatkan efek yang tidak diinginkan adalah wajib menggunakan Cat Epoxy  Lantai Anti-Statik. Contoh umum adalah :industri amunisi, industri elektronik , industri tabung TV, industri pita magnetik , industrisemi-konduktor , industri micromechanics , industri giroskop , industri CD dan DVD player, industri lensa optik ,industri film fotografi , industri laser , Bioteknologi , industri antibiotik , rekayasa genetika , industri farmasi  , ruang operasi dan perangkat medis ,industri katup jantung , industri makanan & minuman,  terapi immunodeficiency dan industri yang menggunakan bahan mudah terbakar. 

Bagaimana Cara Memilih Cat Epoxy Lantai Anti-Statik ?

Kebutuhan setiap industri terhadap lantai Anti-Statik tentu berbeda-beda, penempatan yang tepat akan memaksimalkan fungsi dan menekan biaya yang diperlukan. Pertanyaan-pertanyaan berikut dapat membantu anda untuk memilih Epoxy Lantai Anti-Statik :

  • Berapa range tahanan yang anda butuhkan ? (Conductive Range : 104 – 106ohm atau Dissipative Range : 106 – 109 ohm).
  • Berapa berat beban yang akan akan dilalui lantai tersebut ? (Light Duty, Medium Duty atau Heavy Duty)
  • Seberapa sering traffic yang akan dilalui lantai tersebut ? (Normal atau Sangat Padat)
  • Bahan kimia apa yang akan mengenai permukaan lantai ?
  • Warna apa yang akan digunakan ? (Epoxy Lantai Anti-Statik memiliki keterbatasan warna).

Bagaimana Cara Aplikasi Epoxy Lantai Anti-Statik ?

Berikut ini adalah persyaratan teknis dan tahapan aplikasi Epoxy Lantai Anti-Statik :

PERSYARATAN TEKNIS STANDAR :

  • Kekuatan beton minimal K-250, trowl finish (tidak ada acian )
  • Beton telah kering, minimal telah berumur 28 hari.
  • Kelembaban Maksimum telah mencapai 5%
  • Permukaan beton halus, rata dan tidak
  • Mempunyai titik grounding di setiap kolom ≤ 5 ohm (standar PUIL 2000)

1.  Persiapan Permukaan.

Persiapan permukaan merupakan faktor yang sangat penting terhadap daya rekat cat terhadap beton, permukaan beton harus bersih dari kotoran, debu, lemak dan minyak.  Permukaan beton harus dibersihkan dari laitance (lapisan permukaan beton yang licin ).   Permukaan beton  digurinda menggunakan diamond concerete planner, debu dibersihkan dengan vacuum cleaner, setelah bersih, permukaan beton dipel dengan solvent cleaner untuk membersihkan minyak dan lemak.

2.  Epoxy Concrete Primer (MAXIFLOOR® MFP-250 HB)

Berfungsi sebagai perekat yang penetrasi kedalam beton sehingga cat merekat dengan sangat kuat.  Diaplikasikan 1 x lapis dengan dosis 150 gram /m2 menggunakan rol mohair.

3.  Epoxy Body Coat (MAXIFLOOR® MFT-353 SL+Silica Sand)

Berfungsi untuk membentuk lapisan yang kokoh, meratakan permukaan dan menambah ketebalan agar daya Anti-Statik setiap bagian relatif sama.  Campuran MFT-353 SL diaduk dengan mixer dengan dosis 1000 gram + 800 gram silica sand  mesh 50/60 , setiap meter persegi.

4.  Copper Tapes

Berfungsi untuk mengkoneksikan setiap bagian Epoxy Primer Anti-Statik kepada setiap titik grounding. Dibuat berbentuk kotak ukuran 5m x 5m seperti papan catur, menggunakan copper tapes merk 3M dengan lebar 12 mm.

5.  Epoxy Primer Anti-Statik ( MAXIFLOOR® MFP-390 WB)

Berfungsi sebagai mediator yang menampung listrik statis dari permukaan lantai dan mengkoneksikannya ke grounding (pembumian) melalui copper tapes.  Diaplikasikan 1 x lapis dengan dosis 200 gram /m2 menggunakan rol mohair.

6.  Epoxy Anti-Statik Self-Levelling ( MAXIFLOOR® MFT-395 SL)

Berfungsi sebagai lapisan akhir yang keras, tahan gesekan dan tahan terhadap p zat-zat kimia tertentu.  Diaplikasikan dengan dosis 1000 gram/m² campuran, diaduk dengan mixer, dituang dan ditarik dengan sweeze, diratakan dengan spike roller.